Update Harga Emas Antam 31 Maret 2026: 1 Gram Rp2,820.000, Semua Ukuran Turun

Selasa, 31 Maret 2026 | 15:07:50 WIB
Update Harga Emas Antam 31 Maret 2026: 1 Gram Rp2,820.000, Semua Ukuran Turun

JAKARTA - Pergerakan harga emas batangan produksi Antam kembali mengalami penurunan pada perdagangan hari ini, Selasa, 31 Maret 2026. Penurunan ini terjadi pada hampir seluruh ukuran, mulai dari pecahan kecil hingga ukuran besar, yang mencerminkan adanya koreksi harga di pasar logam mulia.

Bagi investor maupun masyarakat yang memanfaatkan emas sebagai instrumen lindung nilai, perubahan harga ini menjadi perhatian penting. Selain harga jual, penyesuaian juga terjadi pada harga buyback yang turut mengalami penurunan dibandingkan hari sebelumnya.

Harga Emas Antam Turun di Berbagai Ukuran

Berdasarkan laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam 0,5 gram hari ini dibanderol Rp1,46 juta, dan untuk emas Antam 1 gram dijual Rp2,82 juta. Keduanya turun masing-masing Rp5.000 dan Rp10.000.

Penurunan harga tidak hanya terjadi pada ukuran kecil, tetapi juga pada ukuran lainnya. Emas Antam 3 gram sekarang dibanderol Rp8,36 juta atau lebih murah Rp30.000 dibanding harga sebelumnya. Sementara itu, emas Antam 5 gram hari ini dijual seharga Rp13,91 juta atau turun Rp50.000.

Secara keseluruhan, selisih penurunan harga emas Antam hari ini berkisar antara Rp5.000 hingga Rp10 juta, tergantung pada berat emas yang diperdagangkan.

Harga Emas Ukuran Besar Ikut Terkoreksi

Untuk ukuran besar, harga emas Antam juga mengalami penurunan signifikan. Emas ukuran 50 gram dijual Rp138,49 juta, sementara ukuran 100 gram dibanderol Rp276,91 juta.

Selanjutnya, emas Antam 250 gram dijual Rp692,01 juta, dan ukuran 500 gram dipatok Rp1,38 miliar. Adapun emas Antam dengan ukuran terbesar, yakni 1.000 gram, harganya turun Rp10 juta dari Rp2,77 miliar menjadi Rp2,76 miliar.

Penurunan harga pada ukuran besar ini menunjukkan bahwa koreksi terjadi secara merata di seluruh lini produk emas Antam.

Harga Buyback Turun, Investor Perlu Cermati

Selain harga jual, harga buyback atau penjualan kembali emas Antam juga mengalami penurunan. Pada perdagangan hari ini (31/3), harga buyback turun Rp11.000, dari sebelumnya Rp2,48 juta menjadi Rp2,47 juta.

Perubahan harga buyback ini penting diperhatikan oleh investor, karena menentukan nilai yang diterima saat menjual kembali emas ke Antam. Penurunan ini mencerminkan adanya penyesuaian harga di pasar yang lebih luas.

Dengan adanya koreksi baik pada harga jual maupun buyback, pelaku pasar diharapkan dapat mempertimbangkan strategi investasi yang tepat.

Ketentuan Pajak dalam Transaksi Emas

Dalam transaksi emas batangan, terdapat ketentuan perpajakan yang perlu diperhatikan. Sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017, penjualan kembali emas batangan ke Antam dengan nominal lebih dari Rp10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22.

Besaran pajak tersebut adalah 1,5% untuk pemegang NPWP dan 3% untuk non-NPWP. Pajak ini dipotong langsung dari total nilai buyback yang diterima.

Sementara itu, untuk pembelian emas batangan, dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% bagi pemilik NPWP dan 0,9% bagi non-NPWP. Setiap transaksi pembelian akan disertai dengan bukti potong pajak.

Ketentuan ini menjadi bagian penting yang harus dipahami oleh masyarakat agar dapat memperhitungkan nilai investasi secara lebih akurat.

Rincian Harga Emas Antam 31 Maret 2026

Berikut rincian harga emas Antam hari ini di gerai resmi:

0,5 gram: Rp1.463.500 (turun Rp5.000)
1 gram: Rp2.827.000 (turun Rp10.000)
2 gram: Rp5.594.000 (turun Rp20.000)
3 gram: Rp8.366.000 (turun Rp30.000)
5 gram: Rp13.910.000 (turun Rp50.000)
10 gram: Rp27.765.000 (turun Rp100.000)
25 gram: Rp69.287.000 (turun Rp250.000)
50 gram: Rp138.495.000 (turun Rp500.000)
100 gram: Rp276.912.000 (turun Rp1.000.000)
250 gram: Rp692.015.000 (turun Rp2.500.000)
500 gram: Rp1.383.820.000 (turun Rp5.000.000)
1.000 gram: Rp2.767.600.000 (turun Rp10.000.000)

Dengan rincian tersebut, terlihat bahwa penurunan harga terjadi secara bertahap sesuai dengan berat emas. Pergerakan ini menjadi sinyal bagi pelaku pasar untuk terus mencermati dinamika harga sebelum mengambil keputusan investasi.

Terkini